15 Agustus 2014

Proses Pengiriman Paket Data Model OSI

Dalam dunia Jaringan Komputer dikenal 2 jenis model networking, Model OSI dan Model TCP/IP. Model digunakan untuk merancang jaringan computer secara efektif dan efisien. Pengiriman paket data yang akan kita bahasa yaitu dengan menggunakan Model OSI.
Referensi Model OSI
Model OSI (Open System Interconnection)  merupakan standar yang mendefinisikan semua aspek komunikasi dalam jaringan komputer. Open System disini berarti protokol-protokol dapat digunakan untuk komunikasi antar sistem yang berbeda. Model OSI hanyalah sebuah model untuk memahami cara kerja dan arsitektur jaringan komputer. Model OSI terdiri dari 7 layer, dimana setiap layer mendefinisikan sekumpulan fungsi layanan (service) yang berbeda sehingga memungkinkan komunikasi data melalui jaringan computer. OSI dibagi menjadi 3 kelompok :

1.      Network Support        : Physical layer,Data link,dan Network.
2.      Transparant Layer       : Transport layer
3.      User Support               : Session layer,Presentation layer,Aplication layer

Dibawah ini merupakan proses pengiriman paket data sekaligus fungsi dari 7 layer OSI :


7. Aplications Layer / Lapisan Aplikasi

Sesuai namanya, lapisan ini berfungsi  menjembatani interaksi manusia dengan perangkat lunak/software aplikasi. Dan di lapisan inilah proses pertama terjadinya pengiriman paket data yang akan dikirim. Selanjutnya menuju lapisan presentation. Protokol yang terdapat di layer ini : HTTP,FTP,SMTP,dan POP3.



6. Presentation Layer / Lapisan Presentasi 

Layer ini mendefinisikan bagaimana format data ditampilkan kepada user, sehingga data yang dikirimkan dapat dikenali oleh komputer penerima. Di layer ini juga terjadi beberapa proses :
  • Translasi : interopearbilitas antara metode encoding yang berbeda.
  • Compression : kompresi data pada sisi pengirim dan dekompresi pada sisi penerima.
  • Encryption : enkripsi pada sisi pengirim dan dekripsi pada sisi penerima
 Contoh format data: jpg,avi,ASCII,binary


 
5. Session Layer / Lapisan Session

Layer ini berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana 2 buah komputer menjalin, mengontrol, dan mengakhiri komunikasi. Layanan yang diberikan oleh tiga layer pertama (fisik, data link dan network) tidak cukup untuk beberapa proses. Maka pada lapisan session ini dibutuhkan dialog controller. Fungsi yang diberikan oleh lapisan session antara lain :
  • Dialog control 
  • Sinkronisasi

Protokol pada session layer : NETBIOS,PAP,RPC.

 
4. Transport Layer / Lapisan Transport  

Tugas layer transport adalah untuk menjalin komunikasi end-to-end logik antara 2 buah komputer. Yang dimaksud disini adalah bagaimana transfer data dari sebuah aplikasi pada 1 komputer dapat sampai pada aplikasi yang tepat pada komputer yang dituju.
Berikut adalah beberapa fungsi dan proses yang terjadi pada layer transport antara lain :
  1. Segmentasi data pada sisi pengirim dan menyatukannya kembali (reassemble) pada sisi penerima.
  2. Memastikan data sampai pada tujuan dengan urutan yang benar (sequencing) dan terhindar dari error (error recovery). error recovery ( pemulihan setelah terjadinya kesalahan dalam pengiriman data).
Protokol pada layer ini : SPX,UDP,TCP.


Lapisan transport menjalin bahwa data yg diberikannya pada session layer diatasnya dalam keadaan utuh,urut,dan tanpa duplikasi serta bebas dari kesalahan data. Pada layer ini disebut segmen. 

3. Network Layer / Lapisan Network

Lapisan network bertanggung jawab untuk :
  • Menentukan alamat jaringan
  • Menentukan rute yg harus diambil selama perjalanan 
  • Menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini disebut paket. 
  • Meneruskan paket ke jaringan yg benar disebut routing.
Protokol pada layer ini : IP,ARP,RARP,IGMP.

 
2. Data Link Layer / Lapisan Data Link

Lapisan data link berfungsi mentransformasi lapisan fisik yang merupakan fasilitas transmisi data mentah menjadi link yang reliabel. Dalam lapisan ini menjamin informasi bebas error untuk ke lapisan di atasnya.
Tanggung jawab utama lapisan data link ini adalah sebagai berikut :

Framing. Yaitu membagi bit stream yang diterima dari lapisan network menjadi unit-unit data yang disebut frame.

Physical addressing. Jika frame-frame didistribusikan ke sistem lainpada jaringan, maka data link akan menambahkan sebuah header di muka frame untuk mendefinisikan pengirim dan/atau penerima.

Flow control. Jika rate atau laju bit stream berlebih atau berkurang maka flow control akan melakukan tindakan yang menstabilkan laju bit.

Error control. Data link menambah reliabilitas lapisan fisik dengan penambahan mekanisme deteksi dan retransmisi frame-frame yang gagal terkirim.

Access control. Jika 2 atau lebih device dikoneksi dalam link yang sama, lapisan data link perlu menentukan device yang mana yang harus dikendalikan pada saat tertentu.

Protokol pada layer ini : PPP, Frame Relay, SLIP.

1. Phisycal Layer/ lapisan fisik
  • Mengatur bagaimana data diletakkan dalam media komunikasi (kabel).
  • Melakukan konversi bit-bit frame data link menjadi sinyal-sinyal elektronik (encode) kemudian mengirimkan sinyal tersebut ke media fisik.
  • Juga mendefinisikan fungsi dan prosedur agar transmisi data bisa terjadi.
  • Transmission rate : Menentukan kecepatan pengiriman data.
  • Media fisik : Kabel UTP, Fiber, Wireless.
  • Bentuk Data : Bits.

 Semua yang dilakukan oleh 7 layer OSI adalah Enkapsulasi dan Dekapsulasi Data.

Pada saat pengiriman data, data yang dikirimkan oleh user akan menuruni 7 layer model OSI dari layer application sampai layer physical. Setiap layer yang dilewati akan membungkus data user dengan sebuah header. Proses ini disebut enkapsulasi data. Pada proses enkapsulasi, setiap header yang ditambahkan berisi informasi-informasi yang spesifik untuk setiap layer.

 Pada saat penerimaan data, data yang diterima oleh user akan menaiki 7 model OSI dari layer Physical sampai application. Setiap layer akan mengupas bungkus header yang bersesuaian, layer Network akan mengupas header yang ditambahkan oleh layer Network pengirim. Proses ini disebut dekapsulasi data Pada proses dekapsulasi, informasi yang ada pada header akan dibaca untuk di proses lebih lanjut.

 

29 Mei 2013

Cara Sharing Printer Di Windows7 Bagi Orang Awam

Salam sejahtera sobat blogger, semoga kabarnya baik baik saja. saya akan mau menge-share tentang sharing printer dengan jaringan AD HOC. Tanpa banyak basa-basi saya akan ajarkan..

Pertama yaitu instal driver printernya, saya di sini menggunakan printer IP2700 series. saya di sini tidak menjelaskan instal drivernya tapi saya to the point cara share printernya. jika sudah di instal drivernya ke desktop lalu klik START - DEVICE PRINTERS
Ketika anda mengklik Device and Printers anda akan mendapatkan tampilan seperti di bawah ini:
Setelah itu kalian mengklik kanan printer yg kalian mau gunakan (printer default) terus pilih PROPERTIES, kalau sudah di klik akan ada tampilan kotak dialog, lalu pilih SHARING dan centang Share This Printer.
 
Kalian bisa melihat printer anda sudah di share atau tidak dengan cara masuk ke windows explorer lalu pilih network. tetapi anda harus membuat jaringan AD HOC terlebih dahulu. 

Cara bikin AD HOC cukup mudah yaitu kalian ke pojok bawah cari gambar sinyal wireless jika sudah menemukan klik kana pada gambar tersebut, lalu pilih Open Network And Sharing Center.


Nah jika sudah mengkliknya kalian akan menumukan tampilan di bawah ini, lalu pilih Set Up New Connection Or Network.


Setelah mengklik Set Up New Connection Or Network akan ada tampilan seperti berikut lalu pilih Set Up A Wirelles Ad Hoc. klik Next


klik Next kembali. lalu anda menemukan tampilan kedua yg di bawah ini:



Di network name kalian kasih nama jaringan Ad Hoc kalian, Di security key kalian bisa di beri password jika security key WPA2- Personal, kalu tidak security key pilih No authencication. Setelah di beri password centang kolom Save This Networknya. jika telah di share akan ada tampilan seperti ini


Dan yg terkakhir yaitu mencocok kan IPnya dengan cara yg sama yaitu masuk ke Open Network and Sharing Center Lalu klik 2x di connestionsnya 

 setelah klik 2x akan muncul gambar di bawah ini, Klik Propeties ntar ada gambar muncul seperti di samping kanan, lalu pilih internet protocol version 4 klik ok



Ubah Ip Addresnya, Contoh saya menggunakan Ip addres 15.10.10.12 anda harus sama kelas Ipnya di sini saya menggunakan kelas A Ip addressnya, misalnya Kelas A itu 15 (Ip depannya harus sama misalnya 15). jika laptopn org lain mau terkoneksi dengan laptop kalian, teman/saudara kalian hanya mengikuti kelasnya aja. Contoh ip saya di atas adalah 15.10.10.12 maka temen kalian harus sama kelasnya Contoh : 15.12.12.12 dan seterusnya yg penting KELAS IPnya sama. setelah itu klik Ok dan Sharing printer pun bisa di gunakan tanpa colok cabut USB lagi.


Semoga postingan saya ini bermanfaat buat kehidupan kalian. jika postingan Tutorial ini kurang bermanfaat saya mohon maaf. Sekian.






27 Mei 2013

Cara Sharing File Di Windows7

Salam sejahtera sobat blogger? Apa kabar? Baik? Saya doakan sobat blogger sehat wal'afiat
sebelumnya saya minta maaf buat sobat blogger karena saya jarang banget update blog ini dan bisa di bilang tidak pernah..
oh iya saya akan me-share ilmu saya tentang sharing file, sharing file menurut saya cukup mudah karena sudah terbiasa saya lakukan. Ok! tidak perlu banyak basa basi saya akanberi tutornya. Cekidot!!!

Pertama yang kalian lakukan adalah memilih file/folder yang kalian ingin share.
ini contoh file/folder yg saya share, caranya KlIK KANAN pada mouse - SHARE WITH - SPECIFY PEOPLE
Jika kalian meng-klik SPECIFY PEOPLE kalian akan mendapatkan gambar seperti di bawah ini.


Lalu kalian cari tanda panah bawah yg berada di kolom atas lalu pilih EVERYONE, jika sudah langsung klik ADD yg berada di kolom atas kanan.


Jika kalian udah mengklik tombol add maka akan keluar tampilan seperti ini, di kolom everyone kalian hanya KLIK KIRI pada MOUSE lalu pilih Read/write dan Terakhir menekan tombol SHARE.


Tadi kan udah tekan tombol share maka kalian akan muncul tampilan ini. pilih yg di garis tebalkan oleh saya.


Jika berhasil di share tampilannya akan seperti ini, lalu ada bacaan Your Folder Is Shared, File/folder yg saya share yaitu game The Sims3, nah untuk mengakhirinya tingga pilih DONE bukan CLOSE, jika kalian pilih CLOSE kalian mengeshare ulang kembali secara step by step. dan yg terkahir yaitu tinggal kofigurasi jaringan AD HOCnya.


Sekian Dan terima kasih atas kunjungannya, apabila ada tata bahasa yg kurang paham saya minta maaf.

2 April 2012

Kesan Kesan Selama Belajar di SMPN 5 Karawang Barat

Kesan kesan di sekolah ini sangat banyak bagi saya mulai dari MOS sampai belajar di sekolah ini, Teman asyik, gurunya bisa di ajak bercanda, dan juga gurunya bisa di ajak ngegombal XD. di sekolah ini saya sangat beruntung dapat ilmu pelajaran yg bermanfaat dan berati bagi saya dan hidup saya (Lebay Dikit :P)
sampai disini ya cerita saya di sekolah ini jangan kangen ya ?? :D

19 Maret 2012

Sejarah Pesawat Terbang

Sejarah Pesawat Terbang
Pasti Anda sudah sangat mengenal kendaraan yang satu ini. Atau malah mungkin ada yang sudah berkali-kali naik pesawat terbang. Namun, pernahkah terbayang dalam pikiran Anda bagaimana awal mulanya pesawat terbang diciptakan? Siapakah orang-orang yang pertama kali menemukan pesawat terbang? Seperti apakah bentuk pesawat terbang ketika awal di ciptakan? Yuks mari kita lihat bagaimana sejarah pesawat terbang dari awal diciptakan.
gambar-gambar pada balok atas penyangga langit-langit sebuah ruangan kuil kerajaan Mesir Kuno.
Perjalanan pesawat terbang dari awal mula terciptanya hingga sampai ke bentuk yang sekarang ini cukup panjang yaitu hampir 100 tahun lebih. Bahkan ada yang mengatakan bahwa ide membuat pesawat terbang sudah ada sejak tahun 200 SM. Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya gambar-gambar pada balok atas penyangga langit-langit sebuah ruangan kuil kerajaan Mesir Kuno.
Orville Wright berhasil menerbangkan sebuah pesawat kecil di North Carolina, Amerika Serikat.
Selain itu pada tahun 1898, dari sebuah makam kuno di Saqquara, Mesir, yang diperkirakan dibuat pada 200 SM, juga telah ditemukan sebuah replika pesawat yang bentuknya mirip dengan pesawat terbang modern. Sejarah awal terciptanya pesawat terbang yang populer di masyarakat adalah ketika seabad silam Orville Wright berhasil menerbangkan sebuah pesawat kecil di North Carolina, Amerika Serikat. Namun, penerbangan itu cuma berlangsung selama 12 menit. Walau hanya sebentar ini merupakan penerbangan pertama dengan pesawat terbang bermotor. Selain itu, penerbangan perdana ini juga merupakan moment penting yang membuka jalan menuju era penerbangan modern.
Wilbur Wright
Orville Wrigh
Sejarah telah mencatat bahwa penemu pesawat terbang adalah Wilbur Wright dan Orville Wright atau kadang orang-orang menyebut mereka Wright bersaudara. Ketika itu, Wright bersaudara mengamati bagaimana burung memainkan sayapnya untuk menjaga keseimbangan di udara. Mereka akhirnya memiliki ide untuk menciptakan sesuatu menyerupai burung yang menggunakan sayap agar bisa diterbangkan di udara.
kemudian pada tahun 1903 percoban mereka mendekati sempurna
Percobaan demi percobaan pun dilakukan dan kemudian pada tahun 1903 percoban mereka mendekati sempurna. Akhirnya pada tahun 1908 Wright bersaudara mampu membuktikan ke masyarakat umum bahwa mereka mampu menerbangkan pesawat buatan mereka. Wilbur Wright menerbangkan pesawatnya ke Perancis, dan membuat demonstrasi akrobatik di udara. Dia juga membuat perusahaan untuk memasarkan hasil ciptaannya. Sejak keberhasilan Wright bersaudara menerbangkan pesawat bermotornya, teknologi penerbangan maju dengan cepat.
ebelum Wright bersaudara ada beberapa orang yang telah berusaha menciptakan pesawat terbang.
Sebenarnya sebelum Wright bersaudara ada beberapa orang yang telah berusaha menciptakan pesawat terbang. Tapi hasil upaya mereka tidak secemerlang Wright bersaudara. Pada akhir tahun 1840-an misalnya, Sir George Cayley dari Inggris membuat pesawat terbang layang yang bisa mengangkut satu orang ketika mengudara setelah ditarik.
Sejak keberhasilan Wright bersaudara menerbangkan pesawat bermotornya, teknologi penerbangan maju dengan cepat.
Kemudian pada tahun 1890-an, seorang warga Jerman, Otto Lilienthal mengudara dengan pesawat gantole dari puncak bukit. Pada tahun 1947, terjadi kemajuan yang sangat berarti. Pilot asal Amerika, Chuck Yeager berhasil menerbangakn pesawat melebihi kecepatan suara. Padahal sebelumnya, orang sangat yakin bahwa pesawat tidak akan mungkin terbang lebih cepat dari kecepatan suara

Sumber Berita

10 Pesawat Terbang Terbesar di Dunia

10. Airbus A330-300



SPESIFIKASI

Manufacturer : Airbus
Length : 208'1″
Wing Span : 197'10″
Maximum Take off load : 515,700 lb

Diperkenalkan pada bulan Januari 1994, hampir 700 A330 saat ini dalam pelayanan di seluruh dunia. Ini berkapasitas besar, berbadan lebar, mesin kembar, pesawat penumpang menengah-ke-jarak jauh komersial telah mewarisi desain dari A300.

9. 9. Boeing 777 Boeing 777


SPESIFIKASI

Manufacturer : Boeing Commercial Airplanes
Length : 242'4″
Wing Span : 199'11″
Maximum Take off load : 660,000 lb

Ini adalah pesawat jet terbesar di dunia pesawat kembar dikenal sebagai "tujuh Triple". Rentang panjang dan lebar jet liner tubuh dirancang untuk pesiar ekonomis trans Atlantik. Hal ini dapat menampung lebih dari 300 penumpang. Boeing 777 memiliki diameter terbesar mesin kipas turbo pesawat.
8. Boeing 747



SPESIFIKASI

Manufacturer : Boeing Commercial Airplanes
Length : 231′ 10”
Wing Span : 211′ 5”
Maximum Take off load : 875,000 lb

Diluncurkan pada 1970, 747 adalah pesawat komersial yang paling sukses yang pernah dibangun. Lebih dari 1400 kerajinan udara telah diperpanjang keluar sampai tanggal. Pesawat berbadan lebar sering disebut dengan julukan nya "Jumbo Jet". Hal ini dikatakan pesawat di dunia yang paling dikenal. Rakasa ganda mengenakan terbang memegang rekor kapasitas penumpang selama 37 tahun.

7. Airbus A340-600



SPESIFIKASI

Manufacturer : Airbus
Length : 246'11″
Wing Span : 208'2″
Maximum Take off load : 807,000 lb

A340 ini diperkenalkan sebagai versi jarak jauh dari A330. Keempat mesin kapal jet komersial terdaftar pada tahun 1993 dengan Lufthansa dan Air France. Ini memiliki kapasitas penumpang yang mengesankan upto 380. Lebih dari 350 kerajinan tersebut dalam pelayanan di seluruh dunia. Sebuah A340 adalah pesawat jet komersial pertama di mana penumpang dapat menggunakan ponsel mereka selama penerbangan.

6. Boeing 777-300ER



SPESIFIKASI

Manufacturer : Boeing Commercial Airplanes
Length : 242'4″
Wing Span : 212'7″
Maximum Take off load : 75,000 lb
Ini adalah turunan dari Boeing 777. 777-300ER yang lebih lama rentang versi yang masuk dalam pelayanan di tahun 2004. Versi ini telah diperpanjang dan menerjang ujung sayap dan ini didukung oleh dua General Electric GE-90 engine. Seri 777 ternyata menjadi model penjual terbaik dekade ini untuk Boeing.
5. C-5 Galaxy



SPESIFIKASI

Manufacturer : Lockheed Martin
Length : 247'10″
Wing Span : 222'9″
Maximum Take off load : 840,000 lb

Binatang ini membentuk tulang punggung transportasi militer Amerika Serikat. Dilantik pada tahun 1969 ini adalah pesawat militer terbesar di dunia. Hal ini mampu memberikan kargo berukuran super untuk tujuan lintas benua. Pesawat ini hampir sepenuhnya bertanggung jawab atas dukungan logistik di Irak dan Afghanistan. Sejumlah versi modifikasi telah diperkenalkan sejak awal. Yang terakhir adalah C-5M. Lebih dari 70 kerajinan udara tersebut operasional.

4. An-124



SPESIFIKASI

Manufacturer : Antonov
Length : 226'8.5″
Wing Span : 240'5.75″
Maximum Take off load : 892,878 lb

Antonov An-124 adalah pesawat jet airlift strategis diperkenalkan pada tahun 1986. Pesawat ini digunakan oleh militer Rusia serta maskapai penerbangan sipil. Ini adalah pesawat terbesar di dunia pernah serial diproduksi dan kedua pesawat terbesar di dunia dalam operasi. Pesawat ini disebut versi Rusia C-5 Galaxy karena kemiripan yang erat antara dua raksasa. Lebih dari 40 An-124 saat ini dalam pelayanan di seluruh dunia.
3. Airbus A380-800F



SPESIFIKASI

Manufacturer : Airbus
Length : 239'3″
Wing Span : 261'8″
Maximum Take off load : 1,305,000 lb

A380F Airbus kisaran, tiga-dek panjang kargo yang mampu membawa muatan 150 ton atas rentang non-stop hingga 10.400 km dengan unit biaya terendah dari setiap kapal barang yang pernah. Ini berasal dari pesawat Airbus A380-800 kapasitas tempat duduk Super jumbo tinggi. Tata letak pesawat khusus akan membawa standar efisiensi baru untuk pasar pesawat kargo.

2. Hughes H-4 Hercules



SPESIFIKASI

Manufacturer : Hughes Aircraft
Length : 218'6″
Wing Span : 320′
Maximum Take off load : 400,000 lb

Ini adalah perahu terbang terbesar yang pernah dibangun dan memegang rekor rentang sayap terpanjang sampai tanggal. Dibangun untuk Perang Dunia Kedua, kerajinan dibuat dari kayu karena kekurangan aluminium. Tujuan dari pesawat ini adalah untuk mengangkut bahan perang dan tentara untuk Inggris karena cara air terancam oleh U-boat Jerman. Pesawat itu tidak selesai pada waktunya untuk digunakan dalam Perang Dunia II dan tidak pernah maju di luar prototipe yang dihasilkan. Ia bertahan dalam kondisi yang baik di Evergreen Aviation Museum, Oregon, USA.

1. An-225



SPESIFIKASI

Manufacturer : Antonov
Length : 275'7″
Wing Span : 290′
Maximum Take off load : 1,322,750 lb

Antonov An-25 Mriya adalah sayap pesawat terbesar di dunia tetap. Awalnya dirancang untuk membawa Orbiter Buran. Hanya satu pesawat tersebut saat ini operasional dan tersedia secara komersial untuk menerbangkan muatan luar biasa. Terbang raksasa ini memegang rekor Guinness 240 mengejutkan Dunia. Ini menyediakan sarana transportasi yang efisien untuk operasi bantuan di seluruh dunia. Hal ini secara teratur disewa oleh Amerika Serikat dan Kanada untuk mengangkut logistik ke Timur Tengah.

Pesawat & Helikopter Buatan Indonesia

1. Pesawat N-2130

Pesawat N-2130 - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id

N-2130 adalah tipe pesawat jet yang hendak dikembangkan PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada masa jaya perusahaan tersebut di pertengahan 1990-an. Pengembangan pesawat jet komuter dengan jumlah penumpang antara 80–130 orang itu mungkin terinspirasi pesawat yang dikembangkan perusahaan pesawat terbang Brasil,Embraer. Bedanya, Embraer sekarang ini menghasilkan pesawat Embraer Regional Jet (ERJ) yang banyak digunakan perusahaan penerbangan Amerika Serikat (AS), terutama untuk shuttle flight pada jalur-jalur padat Boston, New York, Washington DC, dan Miami.

Adapun N-2130 ternyata hanya menjadi mimpi karena terkubur krisis moneter 1998. Sebagai rentetan krisis tersebut, pemerintah harus menghentikan bantuan kepada IPTN sebagai bagian kesepakatan dengan Dana Moneter Internasional (IMF). Hari ini, lebih dari 10 tahun sejak krisis moneter, kita berada pada posisi yang jauh lebih baik dan siap untuk menghidupkan kembali proyek tersebut.

Ada beberapa alasan kuat untuk itu. Pertama, Indonesia sudah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang patut diperhitungkan. Dalam krisis global baru-baru ini, Indonesia berhasil untuk tetap menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang moderat bersama China dan India. Perkembangan tersebut membuat Indonesia masuk dalam radar perekonomian global.

Ini berarti apa yang diproduksi Indonesia mulai diperhitungkan perusahaan penerbangan di luar negeri. Kedua, perkembangan tersebut juga memperkuat daya beli rakyat dan dunia usaha Indonesia. Jika 12 tahun lalu hanya Garuda dan Merpati yang menjadi perusahaan penerbangan nasional, sekarang banyak perusahaan penerbangan yang mampu membeli pesawat dalam jumlah besar.

Pesawat N-2130 - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id

Perkembangan traffic dan jumlah penumpang pesawat terbang melonjak sehingga sangat layak jika industri pembuat pesawat terbang akan kecipratan berkah di tahun-tahun mendatang, menurut perkiraan Compliance Services Indonesia. Ketiga, dalam keadaan terjepit pun PT IPTN, yang kini bermetamorfosis menjadi PT Dirgantara Indonesia (PT DI), mampu memasarkan produk ke pelanggan di luar negeri. Korea Selatan sudah membeli beberapa pesawat CN 235, termasuk empat di antaranya yang merupakan pesanan Departemen Pertahanan Korea Selatan untuk patroli maritim.

Demikian juga dengan Malaysia, Thailand,Pakistan,dan Turki. Korea Selatan, Malaysia, dan Pakistan bahkan telah membeli pesawat jenis CN 235 untuk digunakan sebagai pesawat kepresidenan. Keempat, PT DI pada 2009 mulai berhasil mencetak laba. Perolehan pendapatan tersebut diperkirakan semakin besar pada 2010 dengan adanya pesanan 10 helikopter untuk Angkatan Udara dan Basarnas serta pesanan tiga pesawat CN 235–200 MPA untuk menggantikan pesawat Nomad Angkatan Laut Indonesia.

Ini membuktikan restrukturisasi perusahaan tersebut mulai berhasil dalam meningkatkan efisiensi. Kelima, Indonesia sudah lulus dari program IMF. Ini berarti Indonesia memiliki kebebasan penuh untuk mengembangkan kembali cita-cita. Saya yang pernah bekerja di IMF selama lima tahun sangat memahami bahwa tidak ada dari lembaga internasional tersebut yang dapat mencegah kita melakukan hal tersebut.

Keenam, kemampuan keuangan pemerintah.Keuangan pemerintah sekarang sangat kuat. Kecilnya defisit APBN maupun rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) merupakan ukuran internasional yang menunjukkan kekuatan kita. (Tulisan saya pekan lalu,“Utang Pemerintah dalam Perekonomian Global”, menjelaskan hal tersebut). Sekarang ini pemerintah memiliki uang tunai yang jumlahnya sekitar Rp200 triliun. Uang tersebut setiap kali justru semakin bertambah dan bukannya berkurang.

Untuk pengembangan N–2130, pemerintah perlu memastikan keekonomiannya dan sangat mungkin memberikan bantuan. Terlebih lagi jika PT DI mampu menunjukkan laba kembali dalam dua tahun ke depan, bukan hanya perbankan yang akan berebut untuk memberikan pembiayaan, pasar modal pun akan terbuka lebar untuk menerima penawaran saham perdana (IPO) PT DI. Ketujuh, alasan idealisme.

Begitu banyak tenaga ahli penerbangan Indonesia eks IPTN yang sekarang ini berdiaspora di luar negeri. Mereka mampu mengembangkan keahliannya dan diakui oleh raksasa industri penerbangan di Amerika, Eropa maupun negara-negara lain, sedangkan kesempatan untuk mengembangkan industri di Tanah Air sebetulnya juga terbuka lebar. Berdasarkan hal-hal tersebut, yang daftarnya juga bisa diperpanjang, merupakan suatu kesia-siaan membiarkan PT DI berjuang sendiri.

Sebagai perusahaan, dengan keuntungan yang dihasilkan saat ini,mereka jelas akan mampu berkembang. Namun kecepatan pertumbuhan mereka akan sangat rendah tanpa ada keberpihakan pemerintah. Pemerintah dapat mulai membantu PT DI dengan menghidupkan kembali pesawat N250 yang sudah menghasilkan prototipe, bahkan sudah pula hadir dalamAir Show di Eropa sebelum krisis moneter 1998.

Pesawat yang sekelas dengan ATR 42 dan salah satu varian dari Embraer tersebut memiliki potensi yang sangat besar bagi penggunaannya di Indonesia yang memiliki banyak bandara berlandasan pendek. Seiring pengembangan N250, riset dan pengembangan produk pesawat N-2130 mulai dapat diintensifkan.

Dengan kerangka waktu lebih tertata, kita bisa mengharapkan bahwa dalam tiga-empat tahun ke depan, kita sudah memiliki gambaran untuk melihat prospek yang lebih jelas bagi pesawat tersebut. Visi 2025 pemerintah jelas, yaitu menginginkan Indonesia menjadi negara maju di tahun tersebut. Let’s just do it. Marilah kita mengisi visi tersebut dengan segenap kemampuan kita. Jika Brasil bisa, kenapa kita tidak?

2. Pesawat N-250

Pesawat N-250 - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id

Prototipe pesawat N250 sendiri pernah terbang menuju Le Bourget Perancis untuk mengikuti Paris Air Show. Penampilan perdana pesawat N250 tersebut menggetarkan lawan-lawannya, karena merupakan pesawat yang menggunakan teknologi fly by wire yang pertama dikelasnya. Pada saat tersebut (dan juga sekarang) pesawat sekelas adalah ATR 42 yang merupakan produksi pabrik pesawat Prancis ATR, Fokker F50, produksi pabrik pesawat Fokker Belanda dan Dash 8, produksi pabrik pesawat De Havilland (sekarang Bombardier) dari Kanada.

Pesawat N250 murni merupakan rancang bangun anak bangsa. Setelah melewati fase-fase yang panjang sejak didirikannya tahun 1976, PTDI awalnya membuat pesawat dan helikopter dengan lisensi dari perusahaan pesawat lainnya. Pesawat C212 merupakan pesawat lisensi dari Casa Spanyol yang juga di buat di PTDI, kemudian pengembangan dari pesawat tersebut adalah NC212. Tahapan berikutnya adalah memproduksi pesawat komersial yang lebih besar yang rancang bangunnya kerjasama dengan Casa Spanyol yaitu pesawat CN-235 (bermesin 2 dan berpenumpang 35). Pesawat CN235 diberi nama Tetuko, tokoh dalam pewayangan.

N-250 adalah pesawat regional komuter turboprop rancangan asli IPTN atau PT. DI sekarang. Menggunakan kode N yang berarti Nusantara menunjukkan bahwa desain, produksi dan perhitungannya dikerjakan di Indonesia atau bahkan Nurtanio, yang merupakan pendiri dan perintis industri penerbangan di Indonesia. Pesawat ini diberi nama gatotkoco (Gatotkaca).

Dan tahapan berikutnya adalah pesawat terbang N250 Gatot Koco yang murni merupakan rancang bangun dari PTDI. Pesawat N250 dirancang mempunyai kapasitas penumpang 50 orang. Kapasitas penumpang berkisar 50 memang diprediksi akan menguasai pangsa pasar pesawat komersial. Diprediksi waktu itu, kebutuhan pasar atas pesawat komersial antara 2000 – 2020 sekitar 8000 pesawat, dan diperkirakan 45% adalah pesawat sekelas N250.

Pesawat ini merupakan primadona IPTN dalam usaha merebut pasar di kelas 50-70 penumpang dengan keunggulan yang dimiliki di kelasnya (saat diluncurkan pada tahun 1995). Menjadi bintang pameran pada saat Indonesian Air Show 1996 di Cengkareng. Namun akhirnya pesawat ini dihentikan produksinya setelah krisis ekonomi 1997. Rencananya program N-250 akan dibangun kembali oleh B.J. Habibie setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan perubahan di Indonesia yang dianggap demokratis. Namun untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan daya saing harga di pasar internasional, beberapa performa yang dimilikinya dikurangi seperti penurunan kapasitas mesin,dan direncanakan dihilangkannya Sistem fly-by wire.

3. Pesawat CN-235

Pesawat CN-235 - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id

CN-235 adalah pesawat angkut jarak sedang dengan dua mesin turbo-prop. Pesawat ini dikembangkan bersama antara CASA di Spanyol and IPTN (sekarang PT Dirgantara Indonesia) sebagai pesawat terbang regional dan angkut militer. Versi militer CN-235 termasuk patroli maritim, surveillance dan angkut pasukan. CN-235 adalah sebuah pesawat angkut turboprop kelas menengah bermesin dua. Pesawat ini dirancang bersama antara IPTN Indonesia dan CASA Spanyol. Pesawat CN-235, saat ini menjadi pesawat paling sukses pemasarannya dikelasnya.

Desain & Pengembangan

CN-235 diluncurkan sebagai kerja sama antara CASA dan IPTN. Kedua perusahaan ini membentuk perusahaan Airtech company untuk menjalankan program pembuatan CN-235. Desain dan produksi dibagi rata antara kedua perusahaan. Kerja sama hanya dilakukan pada versi 10 dan 100/110. Versi-versi berikutnya dikembangankan secara terpisah oleh masing-masing perusahaan.

Desain awal CN-235 dimulai pada Januari 1980, purnarupa pesawat terbang perdana pada 11 November 1983. Sertifikasi Spanyol dan Indonesia didapat pada tanggal 20 Juni 1986. Pesawat produksi terbang pertama pada 19 August 1986. FAA type approval didapat pada tanggal 3 Desemebr 1986 sebelum akhirnya terbang pertama untuk pembeli pesawat pada tanggal 1 Maret 1988. Pada tahun 1995, CASA meluncurkan CN-235 yang diperpanjang, yaitu C-295

Versi Militernya Digunakan di Banyak Negara

Ternyata, versi militer CN 235 banyak diminati dan diekspor ke negara lain, yaitu :
  1. Afrika Selatan: Angkatan Udara Afrika Selatan (1)
  2. Amerika Serikat: Penjaga Pantai Amerika Serikat (8 HC-144)
  3. Arab Emirat: Angkatan Laut Persatuan Emirat Arab
  4. Arab Saudi: Angkatan Udara Arab Saudi
  5. Botswana: Angkatan Udara Botswana
  6. Brunei: Angkatan Udara Brunei (1)
  7. Chile: Angkatan Darat Chile (4 CN-235-100) satu jatuh di Antartika
  8. Ekuador: Angkatan Udara Ekuador
  9. Gabon: Angkatan Udara Gabon
  10. Indonesia: Angkatan Udara Indonesia (mengoperasikan CN235-100M, CN235-220M, CN235MPA)
  11. Irlandia: Korp Udara Irlandia (2 CN235MP)
  12. Kolumbia: Angkatan Udara Kolumbia
  13. Korea Selatan: Angkatan Udara Korea Selatan (20)
  14. Malaysia: Angkatan Udara Malaysia (8 CN235-220)
  15. Maroko: Angkatan Udara Maroko (7)
  16. Pakistan: Angkatan Udara Pakistan (4 CN235-220)
  17. Panama: Angkatan Udara Panama
  18. Papua New Guinea: Angkatan Udara Papua New Guinea
  19. Perancis: Angkatan Udara Perancis (19 CN235-100, 18 ditingkatkan menjadi CN235-200).
  20. Spanyol: Angkatan Udara Spanyol (20)
  21. Turki: Angkatan Udara Turki (50 CN235-100M); Angkatan Laut Turki (6 CN-235 ASW/ASuW MPA); Penjaga Pantai Turki (3 CN-235 MPA)
  22. Yordania: Angkatan Udara Yordania (2)

Disegani ?

Rupanya Australia, Singapura dan Malaysia sudah lama tahu kehebatan para insinyur Indonesia. Buktinya? Mereka sekarang sedang mencermati pengembangan lebih jauh dari CN 235 MPA (Maritime Patrol Aircraft) atau versi Militer.

Kalau para ekonom Indonesia antek-antek World Bank dan IMF menyebut pesawat buatan PT. DI ini terlalu mahal dan menyedot investasi terlalu banyak dan hanya jadi mainannya BJ Habibie lalu mengapa Korea Selatan dan Turki mengaguminya setengah mati.

Turki dan Korsel adalah pemakai setia CN 235 MPA terutama versi militer sebagai yang terbaik di kelasnya di dunia. Inovasi 40 insinyur-insinyur Indonesia pada CN 235 MPA ini adalah penambahan persenjataan lengkap seperti rudal dan teknologi radar yang dapat mendeteksi dan melumpuhkan kapal selam. Jadi kalau mengawal Ambalat cukup ditambah satu saja CN235 versi militer (disamping armada TNI AL dan pasukan Marinir yang ada) untuk mengusir kapal selam dan kapal perang Malaysia lainnya.

4. Pesawat N-219

Pesawat N-219 - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id

N-219 adalah pesawat generasi baru, yang dirancang oleh Dirgantara Indonesia dengan multi sejati multi misi dan tujuan di daerah-daerah terpencil. N-219 menggabungkan teknologi sistem pesawat yang paling modern dan canggih dengan mencoba dan terbukti semua logam konstruksi pesawat terbang. N-219 memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dan pintu fleksibel efisiensi sistem yang akan digunakan dalam misi multi transportasi penumpang dan kargo. N-219 akan melakukan uji terbang di laboratorium uji terowongan angin pada bulan Maret 2010 nanti. Pesawat N219 baru akan bisa diserahkan kepada kostumer pertamanya untuk diterbangkan sekira tiga tahun atau empat tahun lagi. N-219 merupakan pengembangan dari NC-212.

Spesifikasi :
  • Multi Purpose, dapat dikonfigurasi ulang
  • 19 Penumpang, tiga sejajar
  • Campuran kargo penumpang
  • Kinerja STOL
  • Biaya operasional rendah

Saat ini, penerbangan perintis di beberapa wilayah Nusantara seperti Papua masih menggunakan pesawat-pesawat produksi lama, seperti Twin Otter. Beberapa unit yang ada telah tidak layak pakai sehingga diperlukan pesawat yang lebih modern.

Karenanya, sejak tahun 2006, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) mengembangkan pesawat N219 berkapasitas 19 orang untuk menggantikan peran pesawat perintis yang ada sekarang. Saat ini, uji aerodinamika pesawat tersebut telah dituntaskan.

Agar tidak mengalami kegagalan seperti pesawat CN 250, pihak PT DI akan memproduksi pesawat berdasarkan order. "Kedepannya akan buat 25 unit dulu dan mengupayakan seluruhnya terjual dahulu.

Pembuatan sejumlah unit memerlukan dana sekitar Rp 1 triliun. Jumlah ini menurut Andi cukup minim untuk membuat pesawat. Ia menargetkan, sejumlah pesawat akan dibeli oleh pemerintah daerah.

Andi juga mengatakan, spesifikasi pesawat N219 dirancang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia. Pesawat ini mampu mendarat di landasan yang pendek sehingga bisa diaplikasikan di wilayah terpencil dengan lahan terbatas.

"Pesawat ini juga dirancang bisa membawa bahan bakar tambahan. Kita menyadari bahwa tidak setiap daerah memiliki tempat pengisian bahan bakar," hal ini merupakan kelebihan pesawat N219.

Pengembangan pesawat ini didasarkan pada karakteristik geografis Indonesia. "Kondisi geografis kita berbeda dengan negara lain yang harus punya solusi sendiri".

Pengembangan pesawat kecil ini diharapkan mampu menjangkau wilayah terpencil sangat pas. "Banyak wilayah Indonesia yang tak mudah dijangkau dengan transportasi darat. Pesawat perintis bisa menjadi solusi ".

Pesawat N219 memiliki potensi besar untuk dipasarkan ke daerah-daerah seperti Sumatera dan Papua. Pesawat ini juga ditargetkan bisa dipasarkan ke negara lain yang masih membutuhkan, misalnya negara-negara di Afrika.

5. Pesawat NC-212

Pesawat NC-212 - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id

NC-212 Aviocar adalah sebuah pesawat berukuran sedang bermesin turboprop yang dirancang dan diproduksi di Spanyol untuk kegunaan sipil dan militer. Pesawat jenis ini juga telah diproduksi di Indonesia di bawah lisensi oleh PT. Dirgantara Indonesia. Bahkan pada bulan Januari 2008, EADS CASA memutuskan untuk memindahkan seluruh fasilitas produksi C-212 ke PT. Dirgantara Indonesia di Bandung. PT. Dirgantara Indonesia adalah satu-satunya perusahaan pesawat yang mempunyai lisensi untuk membuat pesawat jenis ini di luar pabrik pembuat utamanya.

Pesawat Casa NC 212-200 yang digunakan dalam operasional hujan buatan dilengkapi dengan Weather Radar (Radar Cuaca) dan Global Positioning System (GPS). Radar Cuaca diperlukan untuk mengidentifikasi sifat internal dan dinamika awan yang akan disemai, sehingga sangat membantu untuk menentukan awan mana yang akan dijadikan sebagai sasaran penyemaian sekaligus sebagai panduan safety penerbangan untuk pesawat menghindari zona berbahaya di sekitar awan. GPS diperlukan untuk merekam dan mencatat posisi dan track pesawat, sehingga memberi penjelasan tempat dilakukannya eksekusi penyemaian awan.

6. Pesawat Tempur T-50 Golden Eagle

Pesawat Tempur T-50 Golden Eagle - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id

Anda pasti berfikir, dengan semua kapasitas dan teknologi yang dimiliki Indonesia, kenapa sampai sekarang Indonesia belum membuat Jet tempur ?

PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akhirnya siap berkerja sama dengan Korea Selatan mengerjakan proyek pengembangan model pesawat tempur senilai US$8 miliar yang ditawarkan pemerintah negara tersebut kepada Indonesia.

Kalau memproduksi sendiri (pesawat tempur) belum bisa, tetapi kalau bergabung dengan Korea Selatan bisa terlaksana. PT DI memiliki pengalaman dalam bidang kualifikasi dan sertifikasi dalam memproduksi pesawat-pesawat yang berkecepatan rendah seperti CN-235. Sementara itu, Korea Selatan berpengalaman dalam memproduksi pesawat berkecepatan tinggi atau melebihi kecepatan suara (1 mach) T-50 Golden Eagle.

T-50 Golden Eagle adalah pesawat latih supersonik buatan Amerika-Korea. Dikembangkan oleh Korean Aerospace Industries dengan bantuan Lockheed Martin. Program ini juga melahirkan A-50, atau T-50 LIFT, sebagai varian serang ringan.

Walaupun militer Amerika Serikat tidak ada rencana untuk membeli pesawat ini, tapi penamaan militer amerika secara resmi diminta untuk pesawat ini guna menghindari konflik penamaan dikemudian hari.

Program T/A-50 dimaksudkan sebagai pengganti dari berbagai pesawat latih dan serang ringan. Ini termasuk T-38 dan F-5B untuk pelatihan dan Cessna A-37BClose Air Support; yang dioperasikan AU Republik Korea. Program ini pada awalnya dimaksudkan untuk mengembangkan pesawat latih secara mandiri yang mampu mencapai kecepatan supersonik untuk melatih dan mempersiapkan pilot bagi pesawat KF-16 (F-16 versi Korea). T-50 mmembuat Korea Selatan menjadi negara ke-12 yang mampu memproduksi sebuah pesawat tempur jet yang utuh. Beberapa produk korea lainnya adalah KT-1 produk Samsung Aerospace (sekarang bagian dari KAI), dan produk lisensi KF-16. Sebagian besar sistem utama dan teknologinya disediakan oleh Lockheed Martin, secara umum bisa disebut T/A-50 mempunyai konfigurasi yang mirip dengan KF-16.

Pengembangan pasawat ini 13% dibiayai oleh Lockheed Martin, 17% oleh Korea Aerospace Industries, dan 70% oleh pemerintah Korea Selatan. KAI dan Lockheed Martin saat ini melakukan program kerjasama untuk memasarkan T-50 untuk pasar internasional.

Program induknya, dengan nama kode KTX-2, dimulai pada 1992, tapi Departemen Keuangan dan Ekonomi menunda program KTX-2 pada 1995 karena alasan finansial. With the initial design of the aircraft, in 1999. It was renamed T-50 Golden Eagle in February 2000, with the final assembly of the first T-50 taking place between 15 January, 2001. Penerbangan pertama T-50 terjadi pada Agustus 2002, dan pengujian tugas operasional pertama mulai Juli 28 sampai 14 Agustus, 2003. Angkatan Udara Korsel menandatangani kontrak produksi untuk 25 T-50 pada Desember 2003, dan pengiriman dijadwalkan pada 2005 sampai 2009.

Varian lain dari T-50 Golden Eagle termasuk pesawat serang ringan A-50, dan pesawat yang lebih canggih FA-50. The A-50 variant is an armed version of the T-50 as a stable platform for both free-fall and precision-guided weapons. FA-50 is an A-50 modified with an AESA radar and a tactical datalink which are not yet specified. As part of the A-37 retirement-out program to be completed by 2015, sixty A-50's will be in service for the South Korean air force by 2011.

7. Pesawat Tempur KFX
(Korea Fighter Experimental)

Pesawat Tempur KFX - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id

Pesawat jet tempur KFX sendiri sebetulnya merupakan proyek lama Republic of Korea Air Force (ROKAF) yang baru bisa terlaksana sekarang. Proyek ini digagas presiden Korea Kim Dae Jung pada bulan Maret 2001 untuk menggantikan pesawat-pesawat yang lebih tua seperti F-4D/E Phantom II dan F-5E/F Tiger. Dibandingkan F-16, KFX diproyeksi untuk memiliki radius serang lebih tinggi 50 persen, sistim avionic yang lebih baik serta kemampuan anti radar (stealth).

Pemerintah Korea akan menanggung 60 persen biaya pengembangan pesawat, sejumlah industri dirgantara negara itu di antaranya Korean Aerospace Industry menanggung 20 persennya .pemerintah Indonesia 20 persen dan akan memperoleh 50 pesawat yang mempunyai kemampuan tempur melebih F-16 ini dan 100 pesawat untuk korea. Total biaya pengembangan selama 10 tahun untuk membuat prototype pesawat itu diperkirakan menghabiskan dana 6 miliar US Dollar.Pemerintah Indonesia akan menyiapkan dana US$1,2 miliar.

penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia-Korsel itu sudah dilakukan pada 15 Juli 2010 yang lalu di Seoul-Korea Selatan. Diharapkan pada tahun 2020 Sudah Ada Regenerasi Pesawat Tempur untuk kedua pihak

Spesifikasi KFX sebagai berikut :

Crew : 1
Thrust : about 52,000lbs (F414 class x 2)
Max Speed : about Mach 1.8

Armament :
  • M61 Vulcan
  • AIM-9X class short-range AAM(AIM-9X class) (indigenous, under development)
  • AIM-120 class beyond visual range AAM (not specified yet)
  • 500lbs SDB class guided bomb|KGGB (indigenous)
  • JCM class guided short range AGM (indigenous, under development)
  • SSM-760K Haeseong ASM (indigenous)
  • Boramae ALCM (indigenous, under development), or Taurus class ALCM
  • Supersonic ALCM (based on Yakhont technology) (indigenous, under development)

Mengapa PT DI tidak membuat sendiri ?

Membuat pesawat tempur jauh lebih kompleks daripada membuat pesawat penumpang karena ada tambahan sistem dalam sebuah pesawat tempur yaitu sistem kontrol senjata pada sistem avioniknya, disamping sistem mesin pendorong, sistem radar, dan struktur pesawat yang harus dirancang lebih kuat namun tetap lincah bermanuver di udara.

Pesawat tempur KFX ini dirancang untuk masuk dalam kelompok pesawat tempur generasi 4,5 yang berarti harus mempunyai 6 kemampuan yaitu :

  1. Kemampuan pesawat tempur untuk melakukan manuver ekstrim agar mendapat posisi serang paling menguntungkan (Air Combat Manuverability).
  2. Pesawat tempur harus bisa terbang lincah sehingga harus menggunakan teknologi fly by wire untuk kontrol penerbangannya.
  3. Penggunaan teknologi trust vectoring nozzles yang mampu mengubah-ubah arah semburan gas buang mesin jet agar pesawat tempur mempunyai kemampuan terbang dalam kecepatan rendah dan mampu melakukan belokan tajam.
  4. Kemampuan untuk terbang jelajah pada kecepatan supersonik dalam waktu yang lama.
  5. Radar pesawat tempur berkemampuan menjejak target diluar batas cakrawala atau beyond visual range
  6. Kemampuan menyerap dan membiaskan pancaran radar atau teknologi stealth

Jadi bisa dibayangkan seandainya PT. Dirgantara Indonesia dilibatkan dalam pembuatan pesawat tempur ini maka akan ada penguasaan teknologi kedirgantaraan baru paling tidak untuk pembuatan 50 pesawat tempur KFX yang akan dibeli Pemerintah Indonesia nantinya dari keikutsertaannya membiayai proyek ini. Penguasaan teknologi baru di bidang pembuatan pesawat tempur generasi 4,5 ini dapat menjadi modal dasar bagi PT. Dirgantara Indonesia untuk membuat pesawat tempur sendiri kelak dikemudian hari.

Jadi untuk teknologi PT DI memang belum mampu untuk membuat secara mandiri. Selain ini butuh modal besar untuk melakukan riset sendiri namun jika besama korea maka teknologi kita akan dapatkan dengan sendirinya dan kelak dapat dikembangkan lagi untuk membuat pesawat tempur ciptaan sendiri.

Pengikut